
JAKARTA – Air mata haru tak bisa disembunyikan Oci Rosita saat mengenang pengalaman mengikuti Workshop Perempuan Berdaya di Bandung Barat pada 5 Agustus 2026.
Bagi pemilik usaha kuliner Ceuocchyque_culinary itu, pelatihan tersebut bukan sekadar menambah pengetahuan, tetapi juga membuka harapan baru untuk mengembangkan usahanya.
Melalui workshop tersebut, Oci belajar mengolah ubi menjadi berbagai jenis kue yang berpotensi menjadi menu baru dalam bisnis kuliner yang selama ini ia jalankan.
“Alhamdulillah workshop ini sangat bermanfaat sekali. Saya terbantu dengan adanya pelatihan ini, jadi ada menu-menu baru di usaha saya. Saya jadi tahu membuat kue olahan dari ubi, menjadi tambahan menu untuk usaha saya,” ujar Oci.
Perempuan yang sehari-hari bergelut di dunia kuliner itu mengaku tersentuh dengan kesempatan yang diperolehnya.
Menurutnya, seluruh ilmu yang diberikan selama pelatihan menjadi pengalaman berharga yang tidak mudah dilupakan.
“Saya terharu, sedih banget karena sudah mendapatkan ilmu dan yang lainnya, apalagi semua sudah difasilitasi. Benar-benar Alhamdulillah,” katanya.
Lebih dari sekadar keterampilan, Oci mengaku pelatihan yang diinisiasi Sandiaga Uno itu membangkitkan rasa percaya diri dalam dirinya.
Ia merasa semakin yakin bahwa perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, berkarya, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Saya menangis. Saya yakin saya bisa menjadi seperti perempuan-perempuan hebat seperti di luar sana. Perempuan harus saling menguatkan, saling support, jadi bisa memotivasi kita untuk terus semangat,” tuturnya.

Ke depan, Oci berharap pelatihan serupa dapat terus digelar sehingga semakin banyak perempuan memperoleh akses terhadap ilmu, keterampilan, serta pendampingan usaha.
Ia bahkan bercita-cita mengembangkan usahanya hingga mampu membuka lapangan pekerjaan bagi warga di sekitar tempat tinggalnya.
“Semoga sesudah pelatihan kemarin ada lagi pelatihan selanjutnya dan saya pribadi bisa menerapkannya di dalam usaha saya sehingga bisa berkembang lagi dan dapat memberikan manfaat serta lapangan pekerjaan bagi tetangga sekitar kita yang membutuhkan. Aamiin,” ucapnya.
Kesan mendalam juga dirasakan Agris Yuni Rispandi, pemilik usaha kue basah dan kering Berkah Waluya sekaligus pengelola jasa pernikahan dan event organizer Halaliin Solution Group.
Ia mengaku tersentuh saat membahas bagaimana perempuan harus mampu mengelola emosi ketika menjalankan banyak peran sekaligus, baik sebagai pelaku usaha maupun dalam kehidupan keluarga.
“Saya terharu dan terbawa. Bagaimana kita menjadi perempuan yang menjalankan berbagai peran membutuhkan kemampuan untuk mengelola emosi dan mood dengan baik. Dinamika kehidupan dan usaha yang tidak selalu berjalan sesuai harapan menjadi tantangan tersendiri yang perlu dihadapi dengan sikap yang lebih tenang dan bijak,” ujarnya.
Selain memperoleh wawasan baru, Agris juga merasa mendapatkan manfaat dari bertambahnya relasi dan jaringan pertemanan selama pelatihan.
“Alhamdulillah mengikuti pelatihan ini mendapat pengalaman baru, ilmu, dan menambah teman atau relasi,” katanya.
“Mudah-mudahan pelatihannya ada terus. Terima kasih sudah memfasilitasi. Semoga silaturahmi dan pertemuan tidak cukup sampai di pelatihan kemarin,” ucap Agris.